Profil Nutrisi Biji Labu (Per 100g Kernel Mentah)
Data analitis nutrisi yang diverifikasi dari basis data komposisi pangan ilmiah standar (USDA FoodData Central / Standard Food Chemistry Reference), dinyatakan dalam satuan terukur per 100 gram biji tanpa kulit.
Metodologi & Rujukan Standar Analisis
Nilai nutrisi yang tercantum di halaman ini dihitung berdasarkan 100 gram biji labu mentah yang telah dipisahkan dari cangkang luarnya (*pepitas / raw pumpkin seed kernels*). Kadar air alami spesimen berkisar 5.0% – 7.5%. Kandungan spesifik pada produk komersial dapat dipengaruhi oleh varietas kultivar, kesuburan tanah lokasi penanaman, serta lama penyimpanan pascapanen.
Makronutrien Pokok & Densitas Kalori
| Komponen Nutrisi | Jumlah / 100g | Persentase Energi Total | Keterangan Biokimia |
|---|---|---|---|
| Nilai Energi Total | 559 kkal (2.339 kJ) | 100% | Kepadatan energi tinggi berasal dari fraksi lipid sehat |
| Protein Total | 29.8 g | ~21% kalori | Globulin nabati utuh (kukurbitin) kaya asam amino |
| Lemak Total (Lipid) | 49.1 g | ~73% kalori | Trigliserida nabati bebas kolesterol |
| Karbohidrat Total | 10.7 g | ~6% kalori | Rendah gula bebas, dominan serat kompleks |
| Serat Pangan (Dietary Fiber) | 6.0 g | – | Pektin dan selulosa yang menyehatkan mikrobioma usus |
| Kadar Air (Moisture) | 5.2 g | – | Menjamin stabilitas penyimpanan biji dorman |
| Kadar Abu Total (Mineral) | 4.8 g | – | Total residu anorganik mikromineral esensial |
Profil Asam Lemak & Komposisi Trigliserida
Minyak alami biji labu didominasi oleh asam lemak tak jenuh, yang menjadikannya pilihan pangan ramah kardiovaskular jika dikonsumsi dalam keadaan segar tanpa pemanasan berlebih:
| Klasifikasi Lipid | Jumlah / 100g | Persentase Fraksi Lemak | Asam Lemak Dominan |
|---|---|---|---|
| Tak Jenuh Ganda (PUFA) | 20.9 g | ~43% dari total lemak | Asam Linoleat (C18:2, Omega-6 esensial) |
| Tak Jenuh Tunggal (MUFA) | 16.2 g | ~33% dari total lemak | Asam Oleat (C18:1, Omega-9) |
| Lemak Jenuh (SFA) | 8.7 g | ~18% dari total lemak | Asam Palmitat (C16:0) & Stearat (C18:0) |
| Asam Lemak Trans | 0.0 g | 0% | Bebas lemak trans secara alami |
| Kolesterol | 0.0 mg | 0% | Bahan nabati murni (plant-derived) |
| Fitosterol Total | 265 mg | – | Beta-sitosterol, kampesterol, stigmasterol |
Kandungan Mineral Esensial per 100g
| Mineral | Kadar Terukur / 100g | Estimasi Nilai Harian (% AKG*) | Fungsi Biologis Terkait |
|---|---|---|---|
| Magnesium (Mg) | 592 mg | ~148% | Relaksasi otot, konduksi saraf, metabolisme glukosa |
| Fosfor (P) | 1233 mg | ~176% | Mineralisasi tulang, integritas membran fosfolipid, ATP |
| Kalium (Potasium, K) | 809 mg | ~17% | Keseimbangan elektrolit intraseluler, tekanan darah |
| Besi (Iron, Fe) | 8.8 mg | ~49% | Besi non-heme untuk sintesis hemoglobin darah |
| Seng (Zinc, Zn) | 7.8 mg | ~71% | Kofaktor enzim DNA polimerase, kekebalan, jaringan prostat |
| Mangan (Mn) | 4.5 mg | ~197% | Antioksidan superoksida dismutase (MnSOD) mitokondria |
| Tembaga (Cu) | 1.3 mg | ~149% | Metabolisme besi dan integritas jaringan ikat vaskular |
| Selenium (Se) | 9.4 mcg | ~17% | Enzim glutation peroksidase dan regulasi hormon tiroid |
Profil Asam Amino Kunci (g / 100g Biji)
Protein biji labu kaya akan asam amino rantai cabang (*BCAA*) dan asam amino fungsional:
Porsi Konsumsi yang Direkomendasikan
Dalam pola makan seimbang harian, porsi umum biji labu yang lazim dikonsumsi adalah 28 hingga 30 gram per hari (sekitar satu genggam atau 2 sendok makan peres).
Penafian Akurasi Ilmiah
Data di atas disusun untuk tujuan edukasi gizi dan informasi publik berdasarkan basis data kompilasi analitis makanan. Angka pasti pada label pangan komersial di pasaran mungkin memiliki deviasi wajar akibat faktor agroklimat dan metode pengolahan produsen.